LOGIN

Statistics

Members: 37
News: 103
Web Links: 9

Anggota Online

No Users Online

Sponsored Links

Protes Ala Kurnia Sandy PDF Print E-mail
Written by admin   
Monday, 31 December 2007
Aksi protes yang dilakukan kiper Kurnia Sandy ini terbilang cukup nyentrik. Dia hanya bersandar di tiang gawang sisi kanan saat striker Persitara Bationo Germain mengeksekusi tendangan penalti pada menit ke-87. Ketika bola ditendang, kiper Persik itu tak bereaksi sama sekali. Membuat bola dengan mudah meluncur ke gawangnya. Dan mengubah kedudukan menjadi 2-0.
Mengapa Sandy melakukan tindakan seperti itu? Hal itu tak lepas dari sikap pemain Persik yang merasa kecewa dengan hadiah penalti yang diberikan wasit Fiator Ambarita dari Bandung. "Saya hanya mengikuti keinginan teman-teman," ujarnya ketika dihubungi lewat ponselnya kemarin.

Mantan kiper Arema ini mengatakan dirinya dan rekan-rekannya adalah satu tim. Sehingga jika semua rekannya meminta untuk membiarkan tendangan penalti maka dirinya pun akan melakukannya. Hal ini sebagai wujud protes kepada wasit yang memberikan hadiah penalti kepada Persitara. "Seharusnya itu tidak penalti karena bola fifty-fifty," klaimnya soal pelanggaran Aris Budi Prasetyo (ABP) kepada Abdurrahman di area terlarang.

Sandy mengatakan kepemimpinan wasit Fiator merugikan timnya. Wasit banyak memihak kepada tuan rumah. Beberapa kali pemain Persik dirugikan. Seperti ketika Christian Gonzales dijatuhkan kiper Dadang Sudrajat di area terlarang pada menit ketujuh. Saat itu Persik tidak diberi penalti. Kemudian, beberapa kali pemain Persik dianggap dalam posisi offside. Termasuk ketika Fagundes mencetak gol di meni ke-14 yang dianulir karena dianggap offside. Padahal, kubu Persik menilai Fagundesa dalam posisi inside.

Soal harus tampil di Stadion Manahan Solo sendiri, kiper yang baru direkrut musim ini mengakui tak ada masalah. Karena stadion terbesar di Kota Solo itu punya kenangan manis bagi Macan Putih. Persik menjadi juara Ligina XII di Stadion Manahan. Bahkan ketika tampil di Liga Champion Asia (LCA), Macan Putih tak terkalahkan di stadion Manahan. "Kami akan berusaha tampil maksimal di babak delapan besar nanti," pungkasnya. (tyo/fud)
 
Sumber: Radar Kediri  
 
< Prev   Next >