LOGIN

Statistics

Members: 37
News: 103
Web Links: 9

Anggota Online

No Users Online

Sponsored Links

Sangat Tergantung PSMS dan Persija PDF Print E-mail
Written by admin   
Saturday, 29 December 2007
Masih adakah kesempatan Persik bermain di Kediri dalam delapan besar nanti? Masih ada memang. Tapi, hal itu sangat bergantung pada hasil dua rivalnya, PSMS dan Persija.

Lucunya, walaupun Persik menang di pertandingan terakhir, melawan Persitara, tak membuat mereka bisa tampil di Stadion Brawijaya. Kemenangan di pertandingan terakhir bisa saja membuat Persik justru berada di peringkat kedua. Yang artinya harus bermain di Stadion Manahan Solo. Itu terjadi bila pada pertandingan terakhirnya PSMS dan Persija juga gagal menang.


Sebab, selisih poin Persik dengan dua tim tersebut hanya dua angka. Bila Persik menang sedangkan dua tim itu kalah, nilai Persik di atas keduanya. Padahal, syarat bermain di Kediri bagi Persik saat ini hanyalah menempati peringkat ketiga. Karena untuk mencapai peringkat pertama sudah tidak mungkin. Tempat itu sudah mutlak menjadi milik Sriwijaya FC.

Bagaimana agar Persik bisa menempati posisi ketiga? Syaratnya pertama adalah Persik bisa memenangkan pertandingan. Sedangkan PSMS menang atau seri ketika melawan Persela. Sedangkan Persija seri atau kalah ketika melawan Semen Padang.

Alternatif lain, Persik memenangkan pertandingan lawan Persitara. Kemudian PSMS kalah dari Persela Lamongan. Sedangkan Persija bisa memenangkan pertandingan dengan Semen Padang. Kalau ini yang terjadi maka Persija berada di peringkat kedua, Persik ketiga, dan PSMS keempat.

Dengan situasi seperti itu, tak ada pilihan lain bagi Persik kecuali memenangkan pertandingan melawan Persitara. Dan itu diucapkan pelatih Daniel Roekito. "Tak ada pilihan lain. Kami harus maksimalkan pertandingan melawan Persitara," katanya.

Harapan Daniel terangkat dengan kemungkinan bermainnya Aris Indarto, Fallah Johnson, dan Erol Iba. Daniel optimistis bisa merealisasikan target tiga poin. "Kalau komplet maka kami akan mampu mengatasi Persitara," ujarnya. (tyo)

 

sumber: Radar Kediri 

 
< Prev   Next >