LOGIN

Statistics

Members: 46
News: 106
Web Links: 9

Anggota Online

No Users Online

Sponsored Links

Beban Berat Persik PDF Print E-mail
Written by techjahe   
Saturday, 29 December 2007

 


Persitara Pertaruhkan Gengsi
JAKARTA - Fight. Kata bermakna berjuang itulah yang kini sering terlontar dari mulut pelatih Persik Daniel Roekito. Khususnya, menjelang detik-detik akhir menghadapi Persitara Jakarta Utara dalam laga pemungkas Wilayah Barat Kompetisi Liga Djarum Indonesia XIII.

Maklum, posisi Persik benar-benar sulit saat ini. Tiket babak delapan besar memang jauh-jauh hari sudah didapat. Namun, harapan bisa berlaga di hadapan publik sendiri membuat Macan Putih didera beban berat. Yakni, harus bisa bercokol di posisi ketiga klasemen akhir Wilayah Barat.

Agar bisa nongkrong di tempat ketiga itu, ada dua syarat penting yang harus dipenuhi. Yang pertama, mereka harus menang melawan Persitara. Syarat kedua, Persik berharap agar salah satu di antara dua tim ini, Persija atau PSMS, kalah dari lawan-lawannya. Atau, paling apes, Persik berharap agar Persija seri dan tak memedulikan hasil PSMS. Sebab, bila itu terjadi, nilai Persija dan Persik sama. Bedanya, Persik dipastikan memiliki surplus gol lebih baik (plus sebelas) dibandingkan Persija (plus sembilan).

Tapi, jangan sampai pula dua tim tersebut kalah. Sebab, bila itu terjadi, Persik tetap tak bisa bermain di Kediri karena bercokol di peringkat kedua bila menang atas Persitara.

"Soal kami nanti bermain di Kediri atau Solo (di delapan besar), itu (urusan) nanti setelah pertandingan selesai. Yang penting, kami akan berjuang untuk menang lawan Persitara," janji Daniel.

Kemenangan atas Laskar Si Pitung (julukan Persitara dianggap sangat penting bagi Harianto dkk. Selain modal untuk tujuan-tujuan di atas, itu adalah pembangkit moral pemain setelah kalah memalukan dari Sriwijaya FC. Plus, sebagai kado tahun baru mereka. "Kami akan berusaha untuk mewujudkan itu semua," ujar pelatih gaek tersebut.

Yang perlu diingat, jalan untuk mencapai keinginan itu tidak mudah. Sebab, kubu lawan sudah memberi peringatan dini kepada Harianto dkk bahwa mereka tak akan memberi kemenangan begitu saja. "Meskipun hasil pertandingan melawan Persik tidak berpengaruh bagi kami (di Superliga), gengsi kami dipertaruhkan. Karena itu, kami harus menang atas Persik," koar pelatih Persitara Abdurrahman Gurning.

Terlebih, Persitara kini ditopang kondisi tim yang bagus karena bisa memainkan seluruh pemain pilarnya. Juga, dukungan dari penonton tuan rumah. Karena itu, Gurning optimistis bisa menutup laga terakhirnya dengan hasil manis. "Kami akan tampil maksimal untuk meraih kemenangan," ujarnya. (tyo/lis/jpnn/ko)

 

sumber www.jawapos.com

 
< Prev   Next >