ULTRAS KEDIRI
| Tentang Kami |
| VISI dan MISI |
| Member |
Menu tambahan
| Forums |
| Buku Tamu |
| Hasil Bola Dunia |
LOGIN
Statistics
Members: 46News: 106
Web Links: 9
Anggota Online
No Users OnlineSponsored Links
| Datang, Tanpa Welcome Party |
|
|
|
| Written by admin | |
| Thursday, 26 June 2008 | |
Agenda Coaching Clinic Belum Pasti
KEDIRI - Hari ini Perth Glory FC, lawan Persik dalam International friendly game di Stadion Brawijaya 29 Juni mendatang, dijadwalkan sudah berada di Kota Kediri. Walaupun demikian, sambutan terhadap klub runner up Australia League tersebut terkesan dingin-dingin saja. Menurut Manajer Persik Iwan Boedianto, mereka tak mengadakan welcome party (pesta penyambutan) dengan beberapa alasan. Di antaranya adalah masalah dana. "Tidak ada penyambutan apa-apa. Mereka akan langsung masuk ke hotel," kata Iwan. Walaupun tanpa welcome party, Iwan menegaskan penyambutan terhadap klub dari Benua Kanguru tersebut bakal diupayakan dengan sebaik mungkin. Termasuk kebutuhan tim tamu akan dipenuhi. Selain menegaskan tak menggelar welcome party, Iwan juga belum bisa memastikan apakah rencana menggelar coaching clinic bisa dilakukan atau tidak. Iwan mengaku pihaknya masih akan menyesuaikan dengan jadwal yang dimiliki tim tamu tersebut.
Selain tidak ada penyambutan khusus, persiapan yang biasa-biasa saja
juga terlihat di Stadion Brawijaya, tempat berlangsungnya pertandingan.
"Semua normal-normal saja, tidak ada yang khusus. Keamanan juga seperti
biasa," ujar Sekretaris Umum Persik Barnadi kepada Radar Kediri.
Bahkan, untuk keamanan relatif lebih sedikit bila dibandingkan pertandingan di level kompetisi nasional. Biasanya, setiap pertandingan home Persik panpel akan mengerahkan 600-an lebih personil keamanan gabungan. Namun, saat menjaga pertandingan persahabatan Internasional itu, jumlah keamanan hanya separonya. "Kira-kira ada 300 personil yang akan melakukan pengamanan," tandasnya. Soal jumlah keamanan yang setara dengan pelaksanaan Liga Jatim beberapa waktu lalu itu, Barnadi mengaku hal yang wajar. Sebab, dari tingkat risiko kerusuhan, hal itu kecil terjadi. "Saya pikir tidak. Kalau nanti keamanannya terlalu banyak malah dikira orang Australia nanti sepak bola Indonesia itu menakutkan. Hingga harus dijaga banyak polisi," ucapnya. Hal senada disampaikan oleh Ketua Panpel Persik Rachno Irianto. Mengenai kondisi lapangan dirinya menyatakan juga tidak ada persiapan khusus yang dilakukan. "Ya seperti biasanya. Lapangan kita sudah layak, tidak ada masalah," kata Kepala Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup (DKLH) Kota Kediri itu. (jie/fud)
Sumber: RADAR KEDIRI
gambar diambil dari sini
|
| < Prev | Next > |
|---|
Next Match
Persik Vs Persiba, Minggu 13 September 2008, Stadion Brawijaya.TOP SKOR PERSIK
E-mail Account
- Subscribe



Agenda Coaching Clinic Belum Pasti


















